1. MAKANAN KHAS BALI

20 Dec

 

A. AYAM BETUT

Ini dia…ayam olahan khas Bali dengan bumbu sangat khas yang saya sangat suka. Ayam Betutu. Mungkin beberapa dari Anda pernah denger ada ayam betutu di Gilimanuk ‘Me Tempeh’ yang sangat terkenal itu, dan cukup sering diulas oleh media. Tidak perlu jauh-jauh, Ayam Betutu Khas Gilimanuk ini bisa juga dinikmati di Denpasar, Tuban-Kuta, dan Nusa Dua. Kali ini saya pergi ke cabang Nusa Dua. Ciri khas restoran ini dari luar adalah adanya maskot Tokoh Lawak tradisional Bali si ‘ndut Dolar dari duet terkenal drama tradisional Bali : Petruk Dolar, saya sendiri udah pernah sekali nonton lawakan mereka di Ubud, walau nggak ngerti basa Bali yang dipakai, tapi tingkah lakunya aja udah bikin ketawa. Dan mereka sangat kondang loh di Bali!

Ayam Betutu itu memang sangat khas sekali bumbunya, nggak bisa ngejelasin detail apa aja di dalamnya, pokoknya segala macam bumbu,rempah-rempah khas Bali, ayamnya diungkep lama biar meresap banget bumbunya.

B. SATE LANGOAN

Sate ini terbuat dari ikan laut, kelapa muda, bumbu dan gula. Sate ini merupakan makanan khas kabupaten Klungkung, namun penyebarannya hampir di seluruh Bali. sate ini digunakan sebagai hidangan dan sajian pada upacara keagamaan. Sebagai hidangan sate languan sebaiknya dihidangkan dalam keadaan panas (segera setelah dipanggang). Sate languan dapat tahan sampai satu hari tidak rusak.

C. SATE LILIT

Sate yang satu ini memang memiliki banyak keistimewaan.  Selain tusukannya yang dibuat dari batang serai yang menambah sedap aromanya, sate lilit Bali dibuat dari daging ikan yang dicincang halus dan dibumbui dan dililitkan ke batang serai. Sate lilit sarat bumbu dan dicampur dengan parutan kelapa, sehingga rasanya gurih dan aromanya menggugah selera.

Rasa Sate Lilit sendiri sangat khas, yakni pedas, wangi, manis dan gurih. Hmm…, selain lezat sate lilit juga sehat, karena rendah lemak dan dibuat dari ikan.
Jangan ragu mencoba resepnya!

D. TIMBUNGAN

“Timbungan” sebenarnya bukan suatu makanan, tetapi merupakan suatu proses mengawetkan makanan agar tidak cepat basi.Yaitu dengan memasukkan makanan kedalam bumbungatau bambu yang telah dipotong kecil-kecil,biasanya seukuran 1 ruas bambu.Ini hanya ada di daerah-daerah tertentu saja di Bali.Hal ini biasanya dilakukan pada hari besar keagamaan misalnya pada waktu hari raya Galungan dan Kuningan.Makanan yang dimasukkan seperti lawar daging,lawar “klungah”(kelapa yang masih muda),daun ubi dll.Dan dalam prosesnya makanan yang sudah dimasukkan tadi harus dihangatkan/ditaruh di dekat perapian,biasanya dilakukan pada saat memasak pada pagi,siang dan sore hari.Karena prosesnya itulah maka dinamai “Timbungan”.Mengenai rasanya tentulah sangat gurih dan nikmat.

E. NASI CAMPUR

masakan Bali itu kaya bumbu dan pedas rasanya, hampir semua bumbu dipakai, untuk nasi campur ini dilengkapi dengan tum ayam – sate ikan/lilit – sayur nangka – jukut urap – sambal matah- telur pindang bali.

nasi campur 'bali'

BAHAN

  • 800 gr nasi putih
  • Sate lilit
  • Sambal matah

BAHAN JUKUT URAB

  • 5 lembar kol , dipotong kasar, direbus
  • 1 ikat bayam, direbus
  • 6 lonjor kacang panjang , dipotong 3 cm, direbus
  • 2 buah cabai merah besar, dibuang biji, diiris tipis
  • 50 gr tauge, diseduh
  • 200 gr kelapa parut kasar kukus
  • 1 sendok makan bawang goreng

BUMBU HALUS

  • 6 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 6 buah cabai merah keriting
  • 2 lembar daun jeruk, dibuang tulangnya
  • 1 cm kencur
  • 1 1/2 sendok teh garam
  • 1 sendok teh gula pasir
  • 1/4 sendok teh terasi
  • BAHAN AYAM PELALAH
  • 1/2 ekor ayam, potong – potong
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh gula pasir
  • 1  lembar daun salam
  • 1 batang serai, diambil putihnya, dimemarkan

BUMBU HALUS

  • 6 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 cm kencur
  • 2 cm lengkuas
  • 3 butir kemiri, disangrai
  • 1 cm kunyit, dibakar
  • 2 buah cabai merah besar
  • 4 buah cabai merah keriting

BUMBU SAMBAL ( HALUSKAN )

  • 6 butir bawang merah, digoreng
  • 3 siung bawang putih, digoreng
  • 3 buah cabai merah besar, dibuang biji, digoreng
  • 2 buah cabai merah keriting, dibuang biji, digoreng
  • 1 buah tomat, dipotong-potong, digoreng
  • 1/2 sendok teh terasi, digoreng
  • 3/4 sendok teh garam
  • 3/4 sendok teh gula pasir
  • 1 sendok teh air jeruk limau

CARA MEMBUAT

  1. Jukut Urab : aduk rata kelapa parut kukus dan bumbu halus
  2. Campur dengan semua bahan sampai rata. Tambahkan bawang merah goreng. Aduk rata
  3. Ayam pelalah : lumuri ayam dengan bumbu halus, garam, gula pasir, daun salam, dan serai. Diamkan 30 menit.
  4. Oven 50 menit dengan suhu 180 derajat Celcius sampai matang. Dinginkan. Suwir- suwir kasar ayam.
  5. Aduk rata suwiran ayam dan bumbu sambalnya.
  6. Sajikan nasi dengan sate lilit, jukut urab, sambal matah , dan ayam pelalah.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: