4. MAKANAN KHAS YOGYAKARTA

20 Dec

A. NASI GUDEG

Nasi gudeg yang satu ini disajikan di atas anyaman bambu beralas daun pisang. Gudegnya versi kering yang dibalut areh kental berwarna kecoklatan. Tak lupa krecek yang berwarna merah oranye menyala dan hati ampela menjadi pelengkapnya. Membuat gudeg racikan Yu Narni ini tampil mlekoh sedep mengundang selera!

Rasanya belum berasa ke Yogya kalau belum mencicipi makanan khasnya yaitu gudeg. Begitu pula yang saya rasakan saat kemarin berlibur kesana bersama seorang teman. Baru saja tiba di Bandara Udara Adisutjipto, Yogyakarta otak saya sudah membayangkan sepiring gudeg yang mlekoh. Hmm… pastinya sedep tenan!

Resep Masakan Nasi Gudeg Komplit

Bahan gudeg nangka:

  • 1,5 kg Nangka Muda
  • 850 gr telur
  • 500 gr tahu

Bumbu :

  • 1 liter air kelapa
  • 10 gr daun salam
  • 60 gr lengkuas
  • 200 gr gula merah
  • 500 gr santan kara
  • 30 gr bawang merah
  • 30 gr bawang putih
  • 7 gr Ketumbar
  • Daun teh secukupnya
  • Garam secukupnya

gudeg-jogja

Cara Membuat :

  1. Kupas buah nangka ukuran sedang, pilih yang tidak tua dan tidak terlalu muda
  2. Potong-potong nangka sesuai keinginan, namun jangan terlalu besar
  3. Masak air hingga mendidih, masak nangka hingga getahnya hilang, angkat lalu tiriskan
  4. Masukan nangka tadi ke dalam panci yang sudah dialasi daun salam dan potong lengkuas supaya nangka tidak hangus pada saat dimasak
  5. Masukan juga telur ayam yang sudah direbus
  6. Masukan semua bahan bumbu, tambahkan air, rebus hingga mendidih dalam keadaan tertutup. Kecilkan api, biarkan selama 5-6 jam hingga matang, berwarna merah kecoklatan, dan sedikit kering
  7. Setelah itu beri santan kental, masak lagi hingga santan menyusust
  8. Gudeg nangka siap disajikan

Bahan Opor Ayam dan Tempe:

  • 2 kg Ayam (potong delapan)
  • 500 gr Tempe

Bumbu :

  • 600 gr Santan Kara
  • 30 gr gula merah
  • 40 gr sereh
  • 30 gr minyak sayur
  • 40 gr bawang merah
  • 40 gr bawang putih
  • 70 gr kemiri
  • 8 gr ketumbar
  • 8 gr jinten
  • 40 gr lengkuas
  • Daun jeruk Secukupnya

Cara Membuatnya :

  1. Tumis bumbu yang dihaluskab hingga harum, lalu masukkan santan cair dan bumbu-bumbu yang lain.
  2. Masukkan air, masak hingga mendidih, lalu masukkan ayam dan tempe yang sudah digoreng sebentar. Biarkan sampai terendam bumbu.
  3. Masak hingga kuah menjadi setengah, setelah itu, masukkan santan kental sambil terus diaduk agar santan tidak pecah.
  4. Masak terus hingga kuah bener-bener kental. Tapi, jangan terlalu diaduk karena tempe bisa hancur.
  5. Setelah masak, opor siap disajikan

Bahan Sambal Krecek:

  • 300 gr kulit sapi
  • 60 gr cabai merah
  • 200 gr kacang tolo

Bumbu :

  • 300 gr Santan Kara
  • 10 gr Tamarin Hitam yang dijus
  • 5 gr daun salam
  • 40 gr lengkuas
  • 100 gr Cabai merah
  • 30 gr Bawang merah
  • 30 gr bawang putih
  • 15 gr gula merah
  • 60 gr Minyak sayur

Cara membuat :

  1. Bersihkan kacang tolo dan rebus hingga empuk, lalu angkat dan cuci di air yang mengalir, lalu tiriskan
  2. rendam kerupuk kulit dengan air biasa hingga kerupuk mengembang dan empuk, peras lalu tiriskan
  3. Tumis cabai merah yang sudah dihaluskan hingga matang dan berwarna merah cerah,sisikan
  4. untuk pembiatan bumbu, tumis bumbu yang sudah dihaluskan, tambahkan daun jeruk dan lengkuas yang sudah dimemarkan. Biarkan hingga harum
  5. lalu masukan santen encer dan biarkan hingga mendidih
  6. Tambahkan bumbu-bumbu seperti garam dan gula merah, lalu masukkan kacang tolo
  7. Setelah kacang matang, masukkan kerupuk kulit (krecek)dan santan kental. Masak terus hingga kuah mengental .
  8. Sambal Krecek siap disajikan.
     B. KIPO KHAS KOTA GEDE “YOGYAKARTA”
Makanan khas Kotagede cukup banyak. Satu di antaranya adalah kipo. jajanan kipo terbuat dari beras ketan, warna hijau dengan diisi parutan kelapa dicampur gula jawa yang berbentuk kecil sebesar ibu jari. Biasanya dibungkus daun pisang yang dilapisi kertas.
kipo'jogja'
Proses pembuatan kipo ini terhitung sangat sederhana. Terlebih dulu disiapkan adonan tepung beras ketan yang diberi warna hijau yang berasal dari daun pandan. Untuk isinya parutan kelapa dicampur adonan gula jawa. Setelah itu adonan tepung ketan dilipat dan diletakkan diatas wajan dari tanah liat yang dipanaskan dengan arang atau kompor. Untuk menghasilkan kipo yang bagus dan matang, kipo harus dibolak-balik sampai matang.Sejarah kipo memang belum jelas betul. Konon, dalam prasasti kuno yang tertulis di Serat Centhini ada sejenis makanan lokal yang namanya kupo. Mungkin saja, nama kupo sekarang berubah menjadi kipo.
     C. MERCON
Menu makanan oseng-oseng mercon sudah menjadi makanan khas dari Yogyakarta karena kepopulerannya masakan Bu Narti, pemilik Warung lesehan oseng-oseng mercon di jalan KH Ahmad Dahlan. Kini di sepanjang jalan ini sudah mulai banyak yang berjualan menu makanan yang sama.
osng2 mercon'jogja'
Pada awalnya Bu Narti menerima daging kurban pada saat hari raya Idul Adha dengan jumlah yang banyak kemudian muncul gagasan untuk memasak daging tersebut dengan irisan cabe rawit. Bu Narti yang sebelumnya sudah memiliki warung kemudian oseng-oseng daging itu dijual di warungnya. Tak diduga ternyata oseng-oseng daging sapi banyak disukai karena kepedasannya hingga ada yang menyebut oseng-oseng bledek(petir) yang pada akhirnya disebut oseng-oseng mercon karena menu ini rasanya panas meledak-ledak seperti petasan.

RESEP OSENG-OSENG MERCON

Bahan Oseng-Oseng Mercon:
500 gr tetelan daging sapi
2 lbr daun salam
3 sdm minyak goreng

Bumbu Halus:
250 gr cabai rawit merah
7 siung bawang merah
4 siung bawang putih
1 sdt garam
gula merah secukupnya
bumbu masak secukupnya

CARA MEMBUAT:
1. Rebus tetelan daging sapi hingga empuk. Tiriskan. Iris kecil-kecil. Sisihkan.

3. Tumis bumbu yang telah halus, tambahkan daun salam, aduk.
4. Masukkan tetelan daging sapi pada tumisan dan tambahkan air rebusan tetelan secukupnya
4. Aduk-aduk hingga bumbu meresap.
5. Angkat dan Sajikan dengan nasi hangat-hangat.

     D. BAKPIA

Wah wah, sebenarnya ini makanan Jogja atau bukan ya ?? Namanya kok seperti bukan nama Jawa, tapi cenderung ke nama dari etnis tionghoa, semacam bakso, juga bakmoy.
Nggak tau bagaimana sejarahnya, tapi makanan yang isinya kumbu kacang ijo ini memang lezat. Dan sekarang isinya sudah banyak dimodifikasi, ada yang kering dan ada yang basah.

bakpia1

Gampang kok di Yogya ndapetin bakpia, ada di toko oleh-oleh. Di jalan Mataram kalau mau menuju Stasiun Tugu dari arah selatan. Juga di jalan Solo kalau mau menuju Bandara Adisucipto.

Tapi pernah ada sebuah merk bakpia yang terkenal tiba-tiba merosot penjualannya, karena di-isu-kan masaknya pake minyak babi. Tapi akhirnya laris lagi, wong memang nggak pake minyak babi kok. Ada kenalan ku yang kerja di situ cerita kalo itu cuma isu.

E. YANGKO

Yangko

Wah, Yangko sekarang rasanya macem-macem, rasa buah-buahan. Makanan khas Yogya yang bahan pokoknya ketan dan berbentuk kotak dibungkus kertas tipis ini aslinya dari daerah Kotagede, daerah penghasil kerajinan perak.
Enak…!!! Ndapetinnya ya di toko oleh-oleh juga. Gampang…!!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: